• Latest
  • Trending
Pesan “Hijrah” Dari Tulehu, dan Jalan Merawat Maluku

Pesan “Hijrah” Dari Tulehu, dan Jalan Merawat Maluku

16 Juni 2026
Diskusi Publik Harhubnas 2026 Dorong Solusi Kemacetan Ambon dari Parkir hingga Angkutan Umum

Diskusi Publik Harhubnas 2026 Dorong Solusi Kemacetan Ambon dari Parkir hingga Angkutan Umum

15 September 2026
240 CPNS Kota Ambon Masuk “Kawah Candradimuka”, Ely Toisutta: Jangan Bawa Cara Lama ke Birokrasi

240 CPNS Kota Ambon Masuk “Kawah Candradimuka”, Ely Toisutta: Jangan Bawa Cara Lama ke Birokrasi

15 September 2026
Harhubnas 2026 di Ambon, Insan Perhubungan Kumpulkan 45 Kantong

Harhubnas 2026 di Ambon, Insan Perhubungan Kumpulkan 45 Kantong

14 September 2026
Thariqah Dusuqiyah Muhammadiyah Maluku-Maluku Utara Gelar Maulid Nabi, Rawat Mahabbah dan Ukhuwah Umat

Thariqah Dusuqiyah Muhammadiyah Maluku-Maluku Utara Gelar Maulid Nabi, Rawat Mahabbah dan Ukhuwah Umat

12 September 2026
Sambut Harhubnas 2026, Insan Transportasi Maluku Bersihkan Pantai dan Laut Teluk Ambon

Sambut Harhubnas 2026, Insan Transportasi Maluku Bersihkan Pantai dan Laut Teluk Ambon

11 September 2026
Bodewin Isi Mesin Birokrasi Ambon: “Kalau Mau Zona Nyaman, Tidak Perlu Jadi Pejabat”

Bodewin Isi Mesin Birokrasi Ambon: “Kalau Mau Zona Nyaman, Tidak Perlu Jadi Pejabat”

11 September 2026
Wagub Vanath Turun ke Ruang Pasien, Dengarkan Langsung Keluhan di RSUD Haulussy

Wagub Vanath Turun ke Ruang Pasien, Dengarkan Langsung Keluhan di RSUD Haulussy

10 September 2026
Bendera LPTQ Diserahkan, Kafilah Maluku Berangkat Memburu Prestasi di Panggung MTQ Nasional

Bendera LPTQ Diserahkan, Kafilah Maluku Berangkat Memburu Prestasi di Panggung MTQ Nasional

10 September 2026
‎Desil Bikin Warga Terlempar dari Bansos, Rovik: Jangan Ukur Mampu Hanya dari Motor dan HP

‎Desil Bikin Warga Terlempar dari Bansos, Rovik: Jangan Ukur Mampu Hanya dari Motor dan HP

10 September 2026
Ambon Raih Apresiasi Nasional di Sektor Pendidikan, Bodewin: Kado di Usia 451 Tahun Kota Ambon

Ambon Raih Apresiasi Nasional di Sektor Pendidikan, Bodewin: Kado di Usia 451 Tahun Kota Ambon

10 September 2026
Abas Rumadan Pimpin PTMSI Ambon, Pingpong Disiapkan Masuk Sekolah hingga Kampung

Abas Rumadan Pimpin PTMSI Ambon, Pingpong Disiapkan Masuk Sekolah hingga Kampung

10 September 2026
Dari Jemaat Menuju Pasar, Ely Toisutta Dorong Eden Expo 2026 Jadi Panggung Lahirnya Usaha Baru

Dari Jemaat Menuju Pasar, Ely Toisutta Dorong Eden Expo 2026 Jadi Panggung Lahirnya Usaha Baru

6 September 2026
Rabu, September 16, 2026
tanase.id
Advertisement
  • Amboina
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Opini
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Beta
  • Amboina
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Opini
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Beta
No Result
View All Result
tanase.id
Home Opini

Pesan “Hijrah” Dari Tulehu, dan Jalan Merawat Maluku

asa by asa
16 Juni 2026
in Opini
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
ADVERTISEMENT

Tahun Baru Islam tidak datang sekadar sebagai pergantian angka dalam kalender. Ia hadir sebagai ruang jeda. Sebuah kesempatan untuk menoleh ke belakang, membaca kembali perjalanan hidup, lalu menata langkah ke depan dengan kesadaran yang lebih jernih.

Dalam tradisi Islam, 1 Muharram bukan hanya penanda waktu. Ia mengandung pesan spiritual yang dalam tentang hijrah, perubahan, pengorbanan, dan keberanian untuk meninggalkan keadaan lama menuju kehidupan yang lebih baik. Karena itu, momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah seharusnya tidak berhenti pada seremoni, pawai, atau ucapan selamat semata. Ia perlu diterjemahkan menjadi kesadaran kolektif untuk memperbaiki diri, keluarga, masyarakat, dan daerah.

Pesan inilah yang terasa kuat ketika Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, melepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, di negeri Tulehu tepat di Lapangan MAN Maluku Tengah, Selasa (16/6).

Di hadapan ratusan peserta, ia mengingatkan bahwa pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi sarana muhasabah. Sebuah ajakan sederhana, tetapi penting: bersyukur atas nikmat yang telah diterima, sekaligus berani mengevaluasi diri.

Syukur, dalam konteks ini, tidak cukup hanya diucapkan. Syukur harus tampak dalam cara manusia menjalani kehidupan. Ia tercermin dalam ibadah yang semakin baik, kepedulian sosial yang semakin kuat, dan kemampuan untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama. Sebab, ukuran keberagamaan tidak hanya terletak pada hubungan vertikal manusia dengan Tuhan, tetapi juga pada kualitas hubungan horizontal dengan manusia lainnya.

Di tengah kehidupan modern yang bergerak cepat, pesan hijrah menjadi semakin relevan. Manusia sering kali sibuk mengejar kemajuan, tetapi lupa memperbaiki arah. Banyak yang ingin berubah, tetapi enggan meninggalkan kebiasaan lama. Banyak yang berbicara tentang kebaikan, tetapi belum sepenuhnya menghadirkan kebaikan itu dalam tindakan nyata.

Hijrah mengajarkan bahwa perubahan membutuhkan keberanian. Rasulullah SAW memberi teladan bahwa hijrah bukan semata perpindahan dari Makkah ke Madinah, melainkan langkah besar membangun peradaban baru yang berlandaskan iman, persaudaraan, keadilan, dan kemanusiaan. Maka, hijrah pada hari ini dapat dimaknai sebagai keberanian meninggalkan sikap egois, permusuhan, prasangka, kemalasan, dan perilaku yang merusak kehidupan bersama.

Bagi Maluku, pesan hijrah memiliki makna yang khas. Daerah ini berdiri di atas kekayaan keberagaman. Masyarakatnya hidup dalam perjumpaan berbagai agama, budaya, dan tradisi. Karena itu, menjaga kerukunan bukan sekadar pilihan moral, melainkan kebutuhan bersama. Maluku hanya dapat maju bila persaudaraan terus dirawat, perbedaan dihormati, dan ruang hidup bersama dijaga dari provokasi serta perpecahan.

Ajakan Kakanwil Kemenag Maluku untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antarumat beragama patut dibaca sebagai pesan kebangsaan. Bahwa keberagamaan yang sehat tidak melahirkan jarak, melainkan kedamaian. Bahwa iman yang kuat tidak membuat seseorang merasa paling benar sendiri, tetapi mendorongnya untuk rendah hati, peduli, dan menjaga martabat sesama.

Pawai Ta’aruf yang melibatkan ASN Kemenag Maluku, madrasah negeri dan swasta, majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, organisasi masyarakat, serta masyarakat muslim Kecamatan Salahutu, menjadi gambaran bahwa Tahun Baru Islam juga memiliki dimensi sosial. Ia mempertemukan orang-orang dalam suasana sukacita, kebersamaan, dan harapan.

Namun, setelah pawai selesai dan keramaian berakhir, pesan terdalam dari 1 Muharram tetap harus tinggal dalam kesadaran. Tahun baru ini semestinya menjadi titik awal untuk bekerja lebih jujur, melayani lebih tulus, beribadah lebih khusyuk, dan hidup lebih peduli. Bagi jajaran Kementerian Agama, momentum ini juga menjadi pengingat untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi teladan dalam moderasi beragama dan nilai-nilai kebangsaan.

Maluku membutuhkan semangat hijrah yang tidak berhenti pada kata-kata. Hijrah yang nyata adalah ketika masyarakat semakin mampu menjaga damai, pemerintah semakin kuat melayani, tokoh agama semakin bijak membimbing umat, dan generasi muda semakin sadar bahwa masa depan daerah ini hanya dapat dibangun dengan persatuan.

Tahun Baru Islam 1448 Hijriah adalah undangan untuk memperbarui diri. Bukan hanya menjadi manusia yang lebih saleh secara pribadi, tetapi juga lebih berguna secara sosial. Sebab, keberkahan sebuah tahun tidak hanya ditentukan oleh doa yang dipanjatkan, tetapi juga oleh kebaikan yang dikerjakan.

Dari Maluku, semangat hijrah itu seharusnya tumbuh menjadi energi bersama: merawat iman, menebar damai, memperkuat persaudaraan, dan membangun masa depan yang lebih harmonis. Di situlah Tahun Baru Islam menemukan makna terbaiknya. (abu saimima)

Share188Send

Berita Terkait

Artikulasi Perempuan dalam Perjuangan
Opini

Artikulasi Perempuan dalam Perjuangan

18 Agustus 2026
Sepak Bola Maluku Utara Bergejolak, Muliansyah Siapkan “Malut United Kie Raha” dengan Identitas Daerah
Olahraga

Sepak Bola Maluku Utara Bergejolak, Muliansyah Siapkan “Malut United Kie Raha” dengan Identitas Daerah

8 Agustus 2026
Sepakbola, Kepopuleran dan Cedera Yang Menghantui
Opini

Sepakbola, Kepopuleran dan Cedera Yang Menghantui

18 Juli 2026
Menetaskan Kader NU Di Maluku Tenggara
Opini

Menetaskan Kader NU Di Maluku Tenggara

16 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Menanti Fajar, Esok Ratusan Jamaah Haji Maluku Tiba Di Ambon

Menanti Fajar, Esok Ratusan Jamaah Haji Maluku Tiba Di Ambon

18 Juni 2026
Pemkot Ambon Batasi Penggunaan Ponsel di Sekolah, Siswa Diminta Lebih Fokus Belajar

Pemkot Ambon Batasi Penggunaan Ponsel di Sekolah, Siswa Diminta Lebih Fokus Belajar

23 Juli 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
tanase.id

tanase.id | © 2026

Terdepan & Terpercaya | Mengabarkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Advertise
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Amboina
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Opini
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Beta

tanase.id | © 2026