• Latest
  • Trending
Sepakbola, Kepopuleran dan Cedera Yang Menghantui

Sepakbola, Kepopuleran dan Cedera Yang Menghantui

18 Juli 2026
Diskusi Publik Harhubnas 2026 Dorong Solusi Kemacetan Ambon dari Parkir hingga Angkutan Umum

Diskusi Publik Harhubnas 2026 Dorong Solusi Kemacetan Ambon dari Parkir hingga Angkutan Umum

15 September 2026
240 CPNS Kota Ambon Masuk “Kawah Candradimuka”, Ely Toisutta: Jangan Bawa Cara Lama ke Birokrasi

240 CPNS Kota Ambon Masuk “Kawah Candradimuka”, Ely Toisutta: Jangan Bawa Cara Lama ke Birokrasi

15 September 2026
Harhubnas 2026 di Ambon, Insan Perhubungan Kumpulkan 45 Kantong

Harhubnas 2026 di Ambon, Insan Perhubungan Kumpulkan 45 Kantong

14 September 2026
Thariqah Dusuqiyah Muhammadiyah Maluku-Maluku Utara Gelar Maulid Nabi, Rawat Mahabbah dan Ukhuwah Umat

Thariqah Dusuqiyah Muhammadiyah Maluku-Maluku Utara Gelar Maulid Nabi, Rawat Mahabbah dan Ukhuwah Umat

12 September 2026
Sambut Harhubnas 2026, Insan Transportasi Maluku Bersihkan Pantai dan Laut Teluk Ambon

Sambut Harhubnas 2026, Insan Transportasi Maluku Bersihkan Pantai dan Laut Teluk Ambon

11 September 2026
Bodewin Isi Mesin Birokrasi Ambon: “Kalau Mau Zona Nyaman, Tidak Perlu Jadi Pejabat”

Bodewin Isi Mesin Birokrasi Ambon: “Kalau Mau Zona Nyaman, Tidak Perlu Jadi Pejabat”

11 September 2026
Wagub Vanath Turun ke Ruang Pasien, Dengarkan Langsung Keluhan di RSUD Haulussy

Wagub Vanath Turun ke Ruang Pasien, Dengarkan Langsung Keluhan di RSUD Haulussy

10 September 2026
Bendera LPTQ Diserahkan, Kafilah Maluku Berangkat Memburu Prestasi di Panggung MTQ Nasional

Bendera LPTQ Diserahkan, Kafilah Maluku Berangkat Memburu Prestasi di Panggung MTQ Nasional

10 September 2026
‎Desil Bikin Warga Terlempar dari Bansos, Rovik: Jangan Ukur Mampu Hanya dari Motor dan HP

‎Desil Bikin Warga Terlempar dari Bansos, Rovik: Jangan Ukur Mampu Hanya dari Motor dan HP

10 September 2026
Ambon Raih Apresiasi Nasional di Sektor Pendidikan, Bodewin: Kado di Usia 451 Tahun Kota Ambon

Ambon Raih Apresiasi Nasional di Sektor Pendidikan, Bodewin: Kado di Usia 451 Tahun Kota Ambon

10 September 2026
Abas Rumadan Pimpin PTMSI Ambon, Pingpong Disiapkan Masuk Sekolah hingga Kampung

Abas Rumadan Pimpin PTMSI Ambon, Pingpong Disiapkan Masuk Sekolah hingga Kampung

10 September 2026
Dari Jemaat Menuju Pasar, Ely Toisutta Dorong Eden Expo 2026 Jadi Panggung Lahirnya Usaha Baru

Dari Jemaat Menuju Pasar, Ely Toisutta Dorong Eden Expo 2026 Jadi Panggung Lahirnya Usaha Baru

6 September 2026
Rabu, September 16, 2026
tanase.id
Advertisement
  • Amboina
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Opini
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Beta
  • Amboina
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Opini
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Beta
No Result
View All Result
tanase.id
Home Opini

Sepakbola, Kepopuleran dan Cedera Yang Menghantui

Syahin by Syahin
18 Juli 2026
in Opini, Piala Dunia
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp
ADVERTISEMENT

oleh : Iskandar Pelupessy

Ambon, tanase.id – Ajang Piala dunia 2026 sebentar lagi akan usai. Rasa senang marah dan kekecewaan datag menhampiri para pemain hingga penggemar, itulah sepakbola olahraga yang disukai semua kalangan baik pria wanitau dari yang sepuh hingga anak-anak.‎‎‎

Natakusumah (2009) menyatakan bahwa saat pertama kali sepak bola modern digagas dan kemudian disebarluaskan oleh orang Inggris ke segala penjuru dunia, mungkin tak ada yang mengira kalau suatu saat nanti sepak bola akan menjadi sebuah kekuatan maha dahsyat yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan di dunia ini.‎‎‎Sepak bola mungkin hanya sebuah permainan, namun efek dari permainan tersebut ada cedera yang selalu menghantui.

Cedera merupakan bagian yang umum dalam sepak bola karena olahraga ini melibatkan lari cepat, perubahan arah secara tiba-tiba, kontak fisik, dan tendangan berulang.‎‎‎Risiko cedera meningkat ketika pemain kelelahan, memiliki riwayat cedera sebelumnya, atau mengalami peningkatan beban latihan yang terlalu cepat.‎‎‎

Cedera dan sepakbola bak dua sisi mata uang yang selalu mengintip para pesepakbola, olahraga yang hampir 100% mengandalkan fisik dibarengi insting ini. Pada akhirnya banyak harus menyerah dengan keadaan, keluar masuk meja operasi sering kita dengar.

‎‎‎Tak ayal jika ada masa emasnya ada juga pada pensiunnya. Jika pada puncak akhir masa karirnya orang akan berpikir, ya sudahlah sudah cukup yang dia dapatkan pada karirnya, beserta kemewahan dan lain yang mengeringinya.‎‎‎Dan Marco Van Basten dan Neymar jr, dua legenda sepak bola dunia ini, mereka salah satu yang harus menyerah akan kondisi ini, Van Basten pensiun total pada usia 28 tahun.

‎‎‎Van Basten dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia pada saat itu dimana tendangan volinya yang spektakuler menyoayak gawang uni soviet hingga bersama Ruud Gullit dan anggota tomnanas belanda lainnya mereka mempesembahkan piala Eropa tahun 1988 saat itu.‎‎‎

Marco Van Basten dalam karirnya telah mencetak kurang lebih 300 gol, namun karena sering menderita cedera, dia pun harus merelaka karirnya dan pension saat masa emassnya. Van Basten memainkan pertandingan terakhir pada tahun 1993 ketika usia 28, cedera tersebut memaksanya pensiun dua tahun kemudian.‎‎‎Jika Van Basten Pensiun pada usia 28 tahun dan berhenti total dari sepakbola.

Berbeda halnya dengan Neymar da Silva Santos Júnior, atau yang kerap disapa Neymar menyatakan berhenti di Timnas Brazil pasca kekalahan di babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada usia 34 tahun.‎‎‎Kerap cedera menjadi salah satu turunnya performance Neymar.

Cedera memang menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, Neymar berkali-kali mengalami cedera serius, termasuk robekan ligamen lutut (ACL) pada 2023 dan sejumlah cedera otot yang membuatnya sering absen membela Brasil maupun klubnya.‎‎‎

Bahkan menjelang Piala Dunia 2026, ia sempat mengalami cedera betis yang membatasi penampilannya (antaranews). Namun, Neymar tidak menyatakan bahwa ia pensiun dari timnas semata-mata karena cedera.‎‎‎

Keputusannya juga dipengaruhi oleh usia, perjalanan karier internasional yang panjang, serta berakhirnya kiprahnya setelah kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026.‎‎‎

Keduanya memutuskan berhenti saat masih bisa menikmati masa keemasan mereka, saat pundi-pundi dolar harusnya datang menemani bukan menghindari.

Mungkin itulah takdir, takdir seorang atlet di cabang olahraga menguras fisik, membenturkan fisik, dan mereka pasti tau akan keputusan yang mereka ambil ‎‎‎Cedera dan sepakbola itu seperti hantu, kepopuleran sepak bola bukan hanya mempopulerkan para pemainnya, bahkan kepopuleran sang pemain bisa melebihi presiden di negaranya tapi efek yang ditimbulkan mempengaruhi banyak aspek hingga situasi sosial politik.‎‎‎

Sepakbola bukan cuman masalah fisik semata, apakah karena sepakbola menunjukan rasa solidaritas antara pemain, pembagian tugas dengan strategi kerja sama secara  kolektif dan bukan karya individu semata.‎‎‎

Jika sepakbola dianggap sebagai simbol harapan publik, tidak juga, yang pasti sepakbola selalu menghadirkan para super star dari zaman ke zaman ada yang bertahan hingga puncak karir ada yang berhenti akibat cedera.

Share192Send

Berita Terkait

Artikulasi Perempuan dalam Perjuangan
Opini

Artikulasi Perempuan dalam Perjuangan

18 Agustus 2026
Sepak Bola Maluku Utara Bergejolak, Muliansyah Siapkan “Malut United Kie Raha” dengan Identitas Daerah
Olahraga

Sepak Bola Maluku Utara Bergejolak, Muliansyah Siapkan “Malut United Kie Raha” dengan Identitas Daerah

8 Agustus 2026
Menetaskan Kader NU Di Maluku Tenggara
Opini

Menetaskan Kader NU Di Maluku Tenggara

16 Juli 2026
Satu Langkah Menuju Bintang Kedua! Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Prancis
Olahraga

Satu Langkah Menuju Bintang Kedua! Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Prancis

15 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Jangan Hanya Gusur, Ajak Bicara: DPRD Maluku Minta Penertiban Pedagang Mardika Lebih Humanis

Jangan Hanya Gusur, Ajak Bicara: DPRD Maluku Minta Penertiban Pedagang Mardika Lebih Humanis

7 Juni 2026
Belanda dan Jepang Berbagi Poin di Laga Seru Grup F Piala Dunia 2026

Belanda dan Jepang Berbagi Poin di Laga Seru Grup F Piala Dunia 2026

15 Juni 2026
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    
tanase.id

tanase.id | © 2026

Terdepan & Terpercaya | Mengabarkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Advertise
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Amboina
  • Maluku
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • Opini
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Beta

tanase.id | © 2026