AMBON,TANASE.ID — Pemerintah Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya menjadikan anak sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kota Ambon Tahun 2026 yang digelar pada Senin (30/6).
Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mengatakan Musrenbang Anak bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, dan kebutuhan mereka secara langsung kepada pemerintah.
Menurut Ely, pelaksanaan Musrenbang Anak merupakan implementasi Program Prioritas ke-17 Pemerintah Kota Ambon yang berfokus pada penguatan peran lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, lembaga swadaya masyarakat, Forum Anak, serta berbagai elemen masyarakat lainnya dalam pembangunan daerah.
“Musrenbang Anak merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan Kota Layak Anak,” kata Ely.
Ia menjelaskan, konsep Kota Layak Anak tidak hanya berbicara tentang penyediaan fasilitas yang ramah anak, tetapi juga membangun sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak serta perlindungan anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Dalam kerangka itu, anak tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan subjek yang memiliki hak untuk didengar dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
Karena itu, Ely berharap forum Musrenbang Anak mampu melahirkan berbagai usulan yang benar-benar berangkat dari kebutuhan anak-anak di Kota Ambon. Seluruh rekomendasi yang dihasilkan, menurut dia, akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Kami berharap anak-anak dapat merancang kegiatan yang benar-benar menjawab kebutuhan mereka sendiri. Masukan itu akan menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.
Momentum Musrenbang Anak tahun ini juga bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Forum Anak Kota Ambon (FAKOTA) yang genap berusia delapan tahun pada 28 Juni lalu. Ely menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap FAKOTA terus menjadi wadah partisipasi yang mampu melahirkan generasi muda kreatif, inovatif, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak Ambon agar terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan positif. Menurutnya, generasi muda harus membekali diri dengan kemampuan, kecerdasan, kreativitas, serta karakter yang kuat sebagai modal menghadapi tantangan masa depan.
Di akhir sambutannya, Ely meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para pemangku kepentingan memberi perhatian serius terhadap setiap rekomendasi yang lahir dari Musrenbang Anak. Baginya, setiap gagasan yang disampaikan anak merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Ambon yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.
“Selamat melaksanakan Musrenbang Anak. Mari berdiskusi, berpendapat, dan berkontribusi untuk membangun Kota Ambon yang layak anak, aman, nyaman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sehingga hak-hak mereka terpenuhi dan terlindungi dengan baik,” kata Ely menutup sambutannya. (asa)



















