AMBON,-TANASE.ID— Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di lapangan apel Balai Kota Ambon, Senin (29/6/2026). Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta.
Dalam momen tersebut, Pemkot Ambon menekankan pentingnya peran institusi keluarga terkecil sebagai fondasi utama dalam membangun generasi masa depan yang tangguh, terutama di tengah gempuran era digital.
Usai upacara, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang program-programnya dinilai menyentuh langsung masyarakat bawah.
Menurut Ely, dampak nyata dari sinergi ini terlihat jelas pada perbaikan indikator kesehatan ibu dan anak di Kota Ambon.
“Sebagai wujud nyata dari program-program ini, kita lihat angka stunting di Kota Ambon makin hari makin menurun. Kualitas dari ibu dan anak di setiap posyandu juga semakin baik,” kata Ely kepada awak media.
Ely juga menegaskan pentingnya konsistensi pengawasan di lapangan. Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang dikomandai oleh Istri Wali Kota Ambon dinilai telah terus mengawal dan memantau perkembangan kesehatan tersebut secara berkala.
Di samping isu kesehatan fisik seperti stunting, Plt Ketua DPD Golkar Kota Ambon ini juga menyoroti tantangan modern yang dihadapi oleh keluarga masa kini, yaitu digitalisasi dan ketergantungan pada gawai (gadget).
Menurutnya, kecanggihan teknologi yang tidak terkontrol dapat menjadi bumerang bagi perkembangan mental dan sosial anak jika tidak diimbangi dengan pola asuh yang kuat.
“Kami berharap peran ayah dan ibu harus lebih dioptimalkan dan saling melengkapi. Terus membangun kedekatan emosional agar anak tidak melulu mencari pelarian di dunia maya,” pintanya.
Menurutnya, benteng pengasuhan terbaik adalah dari rumah. Menjadikan rumah dan keluarga sebagai filter utama dalam menyaring dampak buruk perkembangan teknologi yang kian masif.
“Peran ibu dan peran ayah harus lebih dioptimalkan lagi. Perkembangan gadget yang semakin canggih dan kadang tidak terkontrol oleh masyarakat luas ini harus bisa kita bendung. Keluarga harus menjadi benteng utama dalam pengasuhan anak-anak kita,” tegasnya.
Peringatan Harganas tahun ini dinilai menjadi momentum strategis bagi Pemkot Ambon untuk merefleksikan kesiapan daerah dalam menyambut visi besar nasional. Ely berharap kualitas keluarga di Kota Ambon terus merangkak naik demi mencetak generasi yang kompetitif.
“Harapannya, mudah-mudahan target Generasi Emas Indonesia tahun 2045 bisa tercapai. Kita ingin menghasilkan generasi yang berkualitas tinggi, baik mutu pendidikannya, kesehatannya, maupun pola pikirnya untuk membangun Indonesia, dan khususnya membawa Kota Ambon jauh lebih maju lagi,” pungkasnya. (SS)



















