TANASE,AMBON – Wakil Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Maluku, H. Abd Karim Rahantan, S.Ag., M.H., mengapresiasi gagasan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, menggelar Salat Istisqa dan doa bersama lintas agama sebagai ikhtiar menghadapi berbagai kondisi alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Salat Istisqa berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, sementara doa bersama dilaksanakan di rumah ibadah lintas agama, Jumat (18/9).
“Keluarga besar Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku sangat memberikan apresiasi kepada Pangdam Pattimura yang telah mendahului menyikapi kondisi alam yang terjadi, seperti kemarau panjang, longsor, gunung meletus dan berbagai bencana lainnya,” ujar Abd Karim.
Menurutnya, selain ikhtiar secara nyata, pendekatan spiritual menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut. Ia mengajak masyarakat memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT sebagai bentuk introspeksi bersama.
“Mudah-mudahan Allah SWT mengampuni kita, memberikan rahmat dengan menurunkan hujan, serta menjadikan bencana ini segera berakhir. Kita berharap masyarakat kembali hidup rukun dan damai, serta pertumbuhan ekonomi di Maluku semakin membaik,” katanya.

Abd Karim juga menegaskan komitmen NU untuk terus mendorong kehidupan masyarakat Maluku yang rukun dan damai tanpa membedakan agama, ras, maupun golongan.
Sementara itu, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto mengatakan Salat Istisqa dan doa bersama merupakan bagian dari ikhtiar menghadapi kemarau panjang, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta berbagai bencana alam yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
Menurutnya, doa perlu berjalan bersama langkah nyata dalam menghadapi persoalan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat membangun empati dan solidaritas terhadap warga yang terdampak kemarau panjang, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan sumber air.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, para ulama dan tokoh agama, organisasi keagamaan, serta ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku.



















