TANASE.ID, AMBON – Kenaikan angka inflasi Kota Ambon dari 2,84 persen menjadi 3,78 persen menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ambon. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta memperkuat evaluasi dan memastikan setiap langkah pengendalian memberikan dampak nyata terhadap stabilitas harga kebutuhan masyarakat, Rabu,15/07.
Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, saat memimpin rapat evaluasi TPID yang membahas perkembangan implementasi program pengendalian inflasi sekaligus penyusunan laporan kepada pemerintah pusat.
Menurut Ely, rapat evaluasi rutin menjadi ruang untuk mengukur perkembangan upaya pemerintah dalam menekan laju inflasi. Ia menegaskan, setiap pertemuan harus menghasilkan perkembangan konkret, terutama terhadap tindak lanjut kesepakatan pada rapat sebelumnya.
“Setiap kali evaluasi seperti ini, hanya satu yang saya mau sampaikan, bahwa tindak lanjut hasil rapat sebelumnya yang sudah disepakati bersama, apakah ada perkembangan pada angka inflasi kita,” tegas Ely.
Ia juga meminta dinas teknis menyampaikan laporan secara terukur mengenai berbagai program yang telah dilaksanakan untuk mendukung pengendalian inflasi. Evaluasi tersebut sekaligus menjadi sarana menilai kemampuan dan tanggung jawab masing-masing perangkat daerah dalam menjalankan program unggulan pemerintah.
Selain program internal, Ely menyoroti pentingnya kerja sama dengan daerah penyangga sebagai bagian dari strategi menjaga ketersediaan pasokan pangan dan kebutuhan pokok di Kota Ambon. Ia meminta agar keberlanjutan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU), termasuk komunikasi antardaerah, turut dievaluasi.
“Saya ingin mendapatkan laporan dinas teknis, dengan apa saja yang sudah dilakukan. Kemudian kerja sama dengan daerah penyangga, apakah MoU yang sempat ditandatangani masih berlaku, termasuk proses komunikasi,” ujarnya.
Ely berharap evaluasi TPID tidak berhenti pada pembahasan administrasi dan laporan semata, tetapi benar-benar menghasilkan langkah strategis untuk menghadapi perkembangan inflasi yang fluktuatif setiap bulan.
“Evaluasi ini bukan hanya terkait implementasi, namun laporan-laporan kita ke pusat terkait langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi di Kota Ambon,” tandasnya.
Dalam rapat evaluasi tersebut terungkap, angka inflasi Kota Ambon tercatat sebesar 3,78 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada pada angka 2,84 persen. Kenaikan ini menjadi pengingat bagi TPID dan seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi, menjaga pasokan, serta memastikan program pengendalian inflasi berjalan efektif demi melindungi daya beli masyarakat.
LAPORAN TANASE.ID
Inflasi Ambon Naik dari 2,84 ke 3,78 Persen, Ely Toisutta Desak TPID Perkuat Evaluasi
TANASE.ID, AMBON – Kenaikan angka inflasi Kota Ambon dari 2,84 persen menjadi 3,78 persen menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ambon. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diminta memperkuat evaluasi dan memastikan setiap langkah pengendalian memberikan dampak nyata terhadap stabilitas harga…

Dengarkan Berita Ini
TANASE AUDIO · Pembaca berita otomatis
Tekan Putar untuk mendengarkan judul dan isi berita.



