TANASE.ID, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 di halaman belakang Balai Kota Ambon, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan.
Sambutan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Alexander J. Hursepuny, menegaskan bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia harus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan.
“Peringatan Hari Pangan Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk mengingatkan kita semua akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan,” demikian sambutan Wali Kota.
Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Komoditas yang disediakan meliputi beras SPHP, minyak goreng, gula, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, sayur-sayuran, ikan, serta sejumlah bahan pangan lainnya.
Pelaksanaan GPM juga sejalan dengan tema Hari Pangan Sedunia 2026, “Innovate Today Nourish Tomorrow”, yang menekankan pentingnya inovasi dalam membangun sistem pangan yang efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Menurut Wali Kota, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang aman, bergizi, dan terjangkau.
Pemkot Ambon turut memberikan apresiasi kepada para distributor dan mitra usaha yang berpartisipasi dalam pelaksanaan GPM. Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan pangan.
Kepada masyarakat, Pemkot Ambon mengimbau agar memanfaatkan program tersebut secara bijak dengan berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Belanjalah sesuai dengan kebutuhan dan tidak perlu melakukan aksi boros atau panic buying, karena pemerintah memastikan stok pangan di daerah kita tetap aman,” tegas Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemkot Ambon menegaskan komitmennya untuk menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan dengan harga yang bersahabat.