TANASE.ID,-AMBON – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mengajak masyarakat menjadikan Maluku Bermazmur sebagai momentum memperkuat persaudaraan, merawat toleransi, dan menjaga kedamaian di Kota Ambon.

Ajakan tersebut disampaikan Ely Toisutta saat menghadiri Maluku Bermazmur yang di pusatkan di lapangan Mandala , Kota Ambon, Jumat (23/10/2026).

Menurut Ely, Maluku Bermazmur tidak sekadar menjadi ruang pujian dan penyembahan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan nilai-nilai persatuan dan kasih antarsesama di tengah keberagaman masyarakat Maluku.

“Doa harus berjalan bersama tindakan, iman harus tercermin dalam perbuatan, dan pujian kepada Tuhan harus diwujudkan melalui kasih kepada sesama manusia,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberagaman agama, suku, dan latar belakang masyarakat Ambon harus menjadi kekuatan untuk saling menghormati, bukan alasan untuk terpecah.

Semangat orang basudara yang diwariskan para leluhur, kata dia, perlu terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghargai, kepedulian sosial, dan komitmen bersama menjaga perdamaian.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, kami merasa bangga karena Kota Ambon kembali menjadi tempat berkumpulnya umat Tuhan dalam semangat pujian, doa, dan penyembahan. Kehadiran saudara-saudara sekalian bukan hanya membawa sukacita rohani, tetapi juga mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Ely juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh agama, peserta, serta pembicara internasional dari tujuh negara yang mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran para pembicara internasional menjadi kesempatan berharga untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan memperkuat pesan perdamaian lintas bangsa.

Ia berharap, Maluku Bermazmur dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam penguatan spiritual, tetapi juga dalam meningkatkan solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, dan kerukunan antarumat beragama.

Lebih lanjut, Ely mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk mendoakan Maluku agar senantiasa diberkati dengan kedamaian, dijauhkan dari perpecahan, serta terus berkembang menjadi daerah yang harmonis.

“ Mari kita jaga Ambon sebagai kota yang damai, kota yang menjunjung tinggi toleransi, dan kota tempat setiap orang dapat hidup berdampingan sebagai saudara,” ajaknya.

Untuk diketahui, Maluku Bermazmur berlangsung di Kota Ambon pada 21–23 Oktober 2026, bertempat di Stadion Mandala Remaja. Kegiatan ini menghadirkan pujian dan penyembahan serta sesi doa kesembuhan bagi masyarakat yang sedang sakit.●