TANASE.ID, AMBON – Kota Ambon kembali mencatat prestasi dalam pengelolaan keuangan desa. Pemerintah Kota Ambon meraih Peringkat I Manise Treasury Award (MATRA) sebagai daerah dengan penyaluran Dana Desa terbaik di Provinsi Maluku Semester I Tahun 2026. Bagi Wali Kota Bodewin M. Wattimena, penghargaan ini bukan sekadar kebanggaan administratif, tetapi dorongan agar anggaran desa benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Maluku melalui piagam Nomor SER-28/WPB.32/2026 tertanggal 22 Juli 2026. Capaian ini menjadi pengakuan atas kinerja Pemkot Ambon dalam mendukung penyaluran Dana Desa secara tepat waktu, tertib, dan sesuai ketentuan.
Bodewin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi, mulai dari jajaran pemerintah kota, pemerintah negeri/desa, hingga perangkat daerah terkait. Menurutnya, prestasi tersebut lahir dari koordinasi dan sinergi dalam memperkuat tata kelola keuangan di tingkat negeri dan desa.
“Penghargaan yang kita terima hari ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Ambon. Tetapi yang lebih penting, ini menunjukkan bahwa ada konsistensi dalam upaya kita memastikan Dana Desa dapat disalurkan secara tepat waktu dan dikelola untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bodewin di Balai Kota, Rabu (22/7/2026).
Prestasi tahun ini sekaligus memperpanjang rekam jejak positif Kota Ambon dalam penyaluran Dana Desa. Pada Februari 2021, Pemkot Ambon pernah menerima penghargaan dari DJPb Provinsi Maluku sebagai pemerintah daerah dengan penyaluran Dana Desa tercepat se-Maluku untuk Tahun Anggaran 2021.
Saat itu, penyaluran tahap pertama sebesar Rp1,27 miliar kepada lima desa, disusul Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp216,9 juta, tercatat sebagai penyaluran tercepat di Provinsi Maluku.
Bodewin menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk menjaga konsistensi kinerja, bukan alasan untuk berpuas diri. Sebab, keberhasilan penyaluran anggaran baru memiliki makna ketika dana tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan di tingkat desa maupun negeri.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana dana itu disalurkan, tetapi bagaimana dana tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara tepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mendukung pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa dan negeri,” ungkapnya.
Ia berharap penghargaan MATRA menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Pemkot Ambon dan pemerintah negeri/desa untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengelolaan keuangan. Sinergi dengan instansi vertikal juga harus terus dijaga agar setiap tahapan pengelolaan Dana Desa berjalan sesuai regulasi.
Pemkot Ambon turut menyampaikan terima kasih kepada DJPb Provinsi Maluku atas penghargaan tersebut. Namun, pesan utama dari capaian ini tetap satu: prestasi dalam penyaluran anggaran harus berujung pada manfaat nyata bagi masyarakat.