AMBON, TANASE.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, secara resmi melepas peserta Parade Kebangsaan Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Sabtu, 1 Agustus 2026
Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku. Ribuan peserta kemudian mulai bergerak dari depan Tribun Lapangan Merdeka sekitar pukul 07.30 WIT.

Parade menempuh rute Jalan Slamet Riyadi, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Pattimura, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Yan Paays dan Jalan Sultan Hairun, sebelum kembali finis di kawasan Lapangan Merdeka.
Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur pemerintahan, instansi vertikal, organisasi, pelajar serta aparatur sipil negara yang tampil kompak mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih.
Turut hadir Kepala Otoritas Jasa Keuangan Maluku, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, para pimpinan organisasi perangkat daerah serta jajaran ASN lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Sebelum melepas peserta, Sadali Ie membacakan arahan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. Dalam arahannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk terus memupuk rasa persatuan, persaudaraan dan semangat kebangsaan.
“Gubernur mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung seluruh program strategis nasional yang ada di wilayah Maluku,” kata Sadali.
Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan konflik dan perpecahan.
“Mari kita hindari perpecahan, hindari berita-berita hoaks dan kebencian, terutama yang dapat memicu perselisihan antara sesama,” tegasnya.
Menurut Sadali, semangat persatuan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan serta menciptakan kehidupan masyarakat Maluku yang aman, damai dan harmonis.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap Parade Kebangsaan Merah Putih dapat memperkuat semangat nasionalisme dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan kontribusi positif bagi pembangunan Maluku.

















